SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI SAYA, MEDIA EKSPRESI DAN BERBAGI...

Ahlussunnah wal Jamaah

Pada umumnya, kalangan muslim akan menganggap pihaknya sebagai kelompok Ahlussunnah wal Jamaah. Sebab, hanya kelompok inilah yang nantinya akan diridlai Tuhan pada hari Akhirat nanti, sedangkan kelompok lain yang jumlahnya banya akan terlempar.

Namun, satu hal yang memprihatinkan, tatkala Ahlussunnah wal Jamaah dijadikan sebagai klaim untuk mengabsahkan kekerasan terhadap kelompok yang dianggap salah, sesat, dan menyimpang. Tentu hal ini menimbulkan tanda Tanya perihal apa sesungguhnya yangterjadi dalam pemaknaan terhadap paham Ahlussunnah wal Jamaah

Dalam beberapa tahun terakhir, mereka yang  mengusung paham Ahlussunnah wal Jamaah merupakan kelompok mayoritas di kalangan umat Islam. Hal itu memberikan kebanggaan tersendiri di satu sisi karena mereka mempunyai komitmen untuk mengikuti sunnah yang telah diewariskan kepada para sahabat, tabiin, dan para ulama saleh. Tetapi, juga tidak bias dipungkiri, hal itu juga menimbulkan kekhawatiran karena ekspresi dan manifestasi dari paham tersebut tidak selalu berjalan linerar. Artinya, pemahaman mereka lebih identik dengan kalanganan monistik, yang menganggap hanya ada pemahaman tunggal. Sedangkan pemahaman yang lain dianggap keliru, bahkan sesat.

Kekhawatiran yang terakhir ini bukanlah sebuah ilusi belaka, melainkan sesuatu yang nyata. Sebuah kelompok yang mengklaim dirinya sebagi penganut Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi faktanya mereka membawa misi kekerasan dalam aktivitasnya. Bahkan, kekerasan menjadi salah satu ideologi terdepan. Semua paham keagamaan diberangkatkan dari proposisi bahwa kekerasan merupakan fundamen agama. Mereka biasanya menggunakan term amar ma’ruf nahi munkar, yaitu menegakkan kebajikan dan menumpas kemungkaran dengan menggunakan kekerasan sebagai ide utamanya.

Disini terletak pentingnya memberikan pemahaman distingtif tentang Ahlussunnah wal Jamaah, sebagaimana yang dimaksud oleh Hadratussyaikh bersama sejumlah ulama yang bersama-sama membentuk kelahiran Nahdlatul Ulama, yaitu sebuah organisasi keislaman yang telah memberikan inspiasi bagi sebagian umat Islam di tanah air untuk menjalankan misi Islam sebagai agama yang mengedepankan toleransi dan moderatisme dalam pemahaman keagamaan. Misi tersebut dipopulerkan dengan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yaitu islam yang dibangun di atas fundamen kasih saying bagi seluruh manusia di seantero alam dan juga makhluk-makhluk lain yang berada di muka bumi ini.


Langkah ini penting bagi generasi muda Muslim untuk senantiasa mempunyai landasan pemikran yang kuat di  satu sisi, tetapi yang tidak kalah penting dari semua itu adalah menerjemahkan pandangan dalam kehidupan social yang relative majemuk. Sebuah pemahaman keagamaan yang mestinya mampu melindungi dan menerima kemajemukan sebagai rahmat dan sunnah Tuhan.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar