Dengan
tujuan untuk mengangkat martabat desa sebagai subjek pembangunan rasanya ide
untuk mensketsa program desa tentang Desa Digital ataupun Desa Online perlu saya
sampaikan. Seiring dengan berlakunya Undang-Undang Desa, rasanya tahun 2015
bisa menjadi momentum perubahan bagi resolusi desa Bolo untuk berevolusi
menjadi Desa multimedia.
Diluar sana cerita heroik tentang semangat perubahan untuk memberikan pelayanan dan menyajikan informasi desa secara online sudah tumbuh subur sebagai obat penawar ‘cost’ birokrasi. Dengan laman tersebut, pemerintahan desa dituntut untuk menerapkan pemerintahan yang transparan dan akuntable, dengan mempublikasikan segala kebijakan yang di buat. Di era sistem teknologi komunikasi pada saat ini, semua kalangan difardu 'ainkan untuk bisa memanfaatkan tekhnologi untuk memudahkan tugas-tugas dan urusan administrasi pemerintahan desa.
Dengan
sistem komputerisasi, administrasi desa bisa ditata kelola dengan baik, serta
memudahkan perangkat desa perihal pelayanan kepada warganya. Warga desa Bolo
sebenarnya sudah cukup melek akan teknologi, baik yang tinggal di desa
maupun yang menjadi seorang perantau. Jadi ketika pemerintahan desa memberikan
sarana, masyarakat tinggal mengaksesnya saja.
Blog
yang saya buat ini, juga merupakan sebuah perwujudan dari rasa peduli untuk
turut serta membangun mimpi saya tentang Desa Online, walaupun jujur harus saya
akui blog ini masih banyak kekurangan dan saya sendiri juga belum terlibat
aktif untuk membangun desa Bolo. Tapi, tak kurang semangat saya untuk terus
berkontribusi membangun desa kita tercinta dengan cara dan sempitnya kemampuan yang saya
miliki.
Tinggal
bagaimana pemerintahan desa mengelola dan memberdayakan Digital Society warga
Desa Bolo, dengan membuat akun resmi di media sosial ataupun membuat website
resmi Desa Bolo. Informasi dan perkembangan terbaru tentang pembangunan desa tinggal di share (dibagikan) kesetiap
warga desa Bolo. Dengan human resorces yang diarsiteki oleh
kaum intelektual dan amanah seperti Lek Hono dkk, Insya Allah, saya percaya
desa Bolo bisa menjadi desa berbasis multi media yang melek akan teknologi
informasi.
Semoga mimpi sebuah desa berbasis multi media "Digital World to Heaven"s segera bisa menjadi kenyataan, dengan sumber daya
masyarakat yang ada. Insya Allah, Bolo Bisa!!!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar