Kasto
(2002) menyatakan bahwa dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh urbanisasi
bahwa daerah pedesaan akan kehilangan tenaga kerja, dengan demikian sektor
pertanian akan terhambat, karena kesulitan mencari tenaga kerja di pedesaan.
Kondisi ini akan mempengaruhi produktivitas pertanian makin menurun. Dampak
yang lebih luas, juga akan mempengaruhi industri yang berkembang di kota yang
membutuhkan produk pertanian pedesaan. Jika pengaruhnya besar bagi industri,
maka pertumbuhan GNP akan menurun.
BUMDes sebagai usaha desa memiliki
peran yang sangat besar dalam menekan arus Urbanisasi di Indonesia. Berbagai
peran yang dimainkan adalah:
- BUMDes akan mampu menekan laju pertumbuhan penduduk di perkotaan. Hal ini di-sebabkan oleh adanya lapangan kerja yang mampu disediakan BUMDes sehingga mo-bilitas tenaga kerja ke kota dapat ditekan.
- BUMDes dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan ekonomi masyarakat desa sehingga memunculkan dampak Multiflier yang lebih luas.
- BUMDes dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam bentuk pemberian pinjaman dengan suku bunga yang lebih ringan sehingga tidak perlu terjebak oleh rentenir.
- BUMDes dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Desa sehingga anggaran pembangunan di pedesaan dapat ditingkatkan. Hal ini disebabkan oleh adanya masukan dana hasil keuntungan BUMDes.
- BUMDes dapat menekan tersentralisasinya modal ke kota. Hal ini disebabkan karena BUMDes berfungsi untuk menyerap dana dalam bentuk tabungan masyarakat pedesaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar