3. Sikap Abu Hurairah terhadap
kekuasaan
Pada masa
Rasulullah, Abu Hurairahbersama al-Ala al-Hadhrami diutus oleh beliau ke
Bahrain untuk berdakwah di sana, menyebarkan agama islam dan mengajarkan kepada
kaum muslimin tentang persoalan-persoalan agam mereka. Abu Hurairah pun
meriwayatkan hadis dari Rasulullah dan memberikan fatwa kepada masyarakat luas.
Pada masa
Khalifah Umar bin Khattab, Abu Hurairah diangkat sebagai gubernur Bahrain.
Suatu saat Abu Hurairah datang membawa 10.000 dirham, melihat hal itu, Umar
berkata kepadanya, “engkau menguasai harta itu untuk dirimu, hai musuh Allah
dan musuh kitab-Nya.” Abu Hurairah menjawab, “saya adalah musuh orang yang
memusuhi keduanya (Allah dan Kitabnya).” Umar bertanya, “kalau begitu, darimana
hartamu ini?” Abu Hurairah menjawab, “(harta itu dari) kuda yang beranak,
penghasilan budak milik saya, dan pemberian-pemberian yang saya terima secara
berturut-turut.” Selanjutnya, mereka melihat dan menyatakan apa yang ia
ucapkan.
Dari salah satu
riwayat, Abu Hurairah berkata, “(harta itu dari) kuda milik saya yang
terus-menerus beranak dan bagian-bagian saya yang saya kumpulkan. Kemudian,
Umar mengambil 12.000 dirham dariku.”
Setelah itu,
Umar memanggil Abu Hurairah untuk diangkat sebagai gubernur, tapi ia tidak mau
menerimanya. Kemudian Umar berkata kepada Abu Hurairah, “engkau tidak menyukai
jabatan, sedangkan orang yang lebih baik darimu, yaitu (nabi) Yusuf as mencari
jabatan.” Ia berkata, “ Yusuf adalah seorang nabi, dan juga putra seorang nabi,
sedangkan saya Abu Hurairah putra Umaimah dan saya takut menerima jabatan
darimu tiga dan dua (tahun).” Umar berkata, “mmengapa engkau tidak berkata lima
tahun?” ia menjawab, “tidak, saya takut berkata dengan tanpa ilmu, memutuskan
denngan tidak bias menahan diri, dipukul punggungku, disita hartaku, dan dicaci
kehormatanku.”
Begitulah
kemuliaan sifat seorang Abu Hurairah, sahabat yang berkulit sawo matang, jauh
jarak antara dua bahunya, memiliki dua jalinan rambut, kedua gigi serinya
jarang, menyemir ubannya dengan warna merah, lembut, dan jenggotnya berwarna
merah.
Bersambung lagi yaa...
Artikel sebelumnya baca DISINI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar