SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI SAYA, MEDIA EKSPRESI DAN BERBAGI...
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Abu Hurairah dan Hadis

Berapa lama Abu Hurairah hidup bersama Nabi sampai ia menjadi sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis? Ternyata, Abu Hurairah bersahabat dengan Nabi selama empat tahun. Karena hidup dengan Nabi, Abu Hurairah banyak mendengar hadis dari beliau, memperhatikan sunnahnya secara rinci, mengetahui penerapan Syariat Islam dengan baik, serta mengetahui kedudukan Nabi. Nabi tidak menunda-nunda memberikan jawaban kepada Abu Hurairah terhadap hal yang ia tanyakan kepada beliau, karena beliau mengetahui Abu Hurairah memiliki semangat menuntut ilmu.

Abu Hurairah Bag 3

3. Sikap Abu Hurairah terhadap kekuasaan

Pada masa Rasulullah, Abu Hurairahbersama al-Ala al-Hadhrami diutus oleh beliau ke Bahrain untuk berdakwah di sana, menyebarkan agama islam dan mengajarkan kepada kaum muslimin tentang persoalan-persoalan agam mereka. Abu Hurairah pun meriwayatkan hadis dari Rasulullah dan memberikan fatwa kepada masyarakat luas.

Abu Hurairah Bag 2

2. Kepribadian dan sosok Abu Hurairah

Abu Hurairah adalah sosok sahabat yang berjiwa tenang, lembut tutur katanya,dan halus perasaannya. Siapapun yang duduk dimajelisnya, ia akan merasa tenang mendengar kalimat yang keluar dari mulutnya. Kata-katanya bernilai tinggi, lisannya berpetuah, karena dari mulutnya banyak hadis Nabi yang ia riwayatkan. Bahkan, Abu Hurairahlah sahabat yang terbanyak meriwayatkan hadis Nabi.

Abu Hurairah

Siapakah dia?
  1. Nama dan identitas Abu Hurairah
Siapakah periwayat hadis paling mashur dari kalangan sahabat nabi? Semua orang tahu, dialah Abu Hurairah ad-Dausi. Namanya selalu paling banyak menghiasi kitab-kitab hadis sebagai periwayat mulia. Nama lengkapnya adalah AbdSyams bin ‘Amir bin ‘Adtsan bin Abdullah bin Zahran bin Kaab bin al-Haris bin Malik bin Nashr bin al-Azad. Ia lahir di Daus, sebuah wilayah di Yaman , pada tahun 19 SH ( Sebelum Hijrah ). Sahabat yang satu ini masuk islam ketika Rasulullah bertolak menuju Khaibar untuk menaklukkan kota tersebut dan menyebarkan agama islam.