SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI SAYA, MEDIA EKSPRESI DAN BERBAGI...

Abu Hurairah dan Hadis

Berapa lama Abu Hurairah hidup bersama Nabi sampai ia menjadi sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis? Ternyata, Abu Hurairah bersahabat dengan Nabi selama empat tahun. Karena hidup dengan Nabi, Abu Hurairah banyak mendengar hadis dari beliau, memperhatikan sunnahnya secara rinci, mengetahui penerapan Syariat Islam dengan baik, serta mengetahui kedudukan Nabi. Nabi tidak menunda-nunda memberikan jawaban kepada Abu Hurairah terhadap hal yang ia tanyakan kepada beliau, karena beliau mengetahui Abu Hurairah memiliki semangat menuntut ilmu.

Suatu hari, Abu Hurairah bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, siapa manusia paling beruntung memperoleh syafaatmu pada hari kiamat?” Rasulullah menjawab, “Sungguh, saya telah menduga bahwa tidak ada seorangpun yang menanyakan hadis ini lebih awal daripada kamu, karena saya melihat engkau mempunyai semangat untuk mengetahui hadis. Orang yang paling beruntung memperoleh syafaatku pada hari kiamat adalah orang yang berkata, ‘Bahwa tiada Tuhan selain Allah secara ikhlas dari hati atau jiwanya.’”

Abu Hurairah dikenal sebagai seorang penghafal yang teliti. Hal ini tidak terlepas dari berkah doa Nabi kepada Abu Hurairah. Seseorang dating kepada Zaid bin Tsabit, lalu menanyakan sesuatu kepadanya. Kemudian Zaid berkata kepadanya, “Bertanyalah saja kepada Abu Hurairah, karena saat itu saya, Abu Hurairah, dan orang yang bertanya berada dalam masjid, kami berdoa kepada Allah dan berdzikir kepada-Nya. Tiba-tiba Rasulullah muncul di hadapan kami, dan beliau duduk bersama kami, kemudian kami diam. Beliau bersabda, “Lakukan kembali apa yang kalian lakukan.” Zaid berkata, “Kemudian saya dan temanku berdoa lebih dahulu sebelum Abu Hurairah dan Rasulullah mengamini (mengucapkan “amiin”) doa kami. Setelah itu Abu Hurairah berdoa, “Ya Allah, aku memohon apa yang telah diminta kedua temanku sebelumnya, dan aku memohon kepada-Mu agar diberikan pengetahuan (ilmu) yang tidak bias hilang (tidak terlupakan).” Rasulullah bersabda, “Amiin.” Lalu kami berkata, “kami juga ingin meminta kepada Allah agar diberikan pengetahuan yang tidak dapat hilang (lupa).”

“kalian telah didahului oleh laki-laki yang berkebangsaan Daus itu (maksudnya adalah Abu Hurairah).” Jawab Rasulullah.

Dengan doa yang diamini Rasulullah tersebut, Abu Hurairah benar-benar menjadi sahabat penghafal dan periwayat hadis paling utama. Pernah suatu hari Abu Hurairah mendapati dirinya terkadang lupa terhadap hadis-hadis nabi. Oleh karena keadaan yang demikian, ia pun mendatangi Nabi untuk meminta nasihat. Abu Hurairah berkata, “Wahai Rasulullah, aku mendengar sesuatu dari engkau tetapi aku tidak bias menghafalnya.” Rasulullah bersabda, “Lapangkanlah pikiranmu!” Abu Hurairahpun melapangkan pikirannya. Setelah itu Rasulullah menuturkan banyak hal, dan Abu Hurairah tidak lupa sama sekali dengan apa yang disabdakan Nabinya itu.

Kuatnya hafalan Abu Hurairah banyak terlihat dari berbagai kisah yang menakjubkan. Misalnya saja, pada masa Khalifah Marwan bin Hakam. Khalifah Marwan bin Hakam bermaksud menguji hafalan Abu Hurairah. Untuk mengujinya, Khalifah Marwan memenggil Abu Hurairah untuk menyampaikan hadis Nabi. Pada saat Abu Hurairah menyampaikan hadis, Khalifah Marwan menyuruh para penilisnya menulis hadis yang disampaikan Abu Hurairah di tempat yang tersembunyi tanpa sepengetahuan Abu Hurairah. Beberapa tahun kemudian, Abu Hurairah dipanggil oleh Khalifah lagi untuk menyampaikan hadis yang sama. Apa yang terjadi? Ternyata hadis yang disampaikan pada masa sebelumnya tidak sedikitpun yang dilupakan Abu Hurairah. Hal ini sudah cukup membuktikan betapa kuat hafalan Abu Hurairah. Kehebatanyya diakui oleh para sahabat, tabiin, dan para ilmuan setelahnya.

Jumlah Hadis yang Diriwayatkan Abu Hurairah

Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis Rasulullah. Berapa jumlah hadis yang ia riwayatkan? Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnad-nya meriwayatkan 3.848 hadis dari Abu Hurairah dan di dalamnya banyak terdapat hadis yang diulang-ulang redaksi dan maknanya. Setelah hadis yang diulang-ulang dibuang pun, masih terdapat hadis dalam jumlah yang banyak.

Adapun Imam Baqi bin Makhlad (201-276 H) dalam kitab Musnad-nya meriwayatkan 5.374 hadis Abu Hurairah, sedangkan dalam Sahihain  (Bukhari dan Muslim) terdapat 325 hadis Abu Hurairah. Akan tetapi, Imam Bukhari sendiri juga meriwayatkan sebanyak 93 hadis dan Imam Muslim meriwayatkan sebanyak 189 hadis.

~Selesai

Artikel sebelumnya baca DISINI

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar