Kawasan Timur
Tengah ternyata tidak kunjung selesai diterpa konflik horizontal. Gerakan
kelompok ISIS belum mereda, perhatian dunia internasional sekarang tertuju
kepada perang Yaman antara pemerintah Yaman menghadapi pemberontak Houthi atau
Harakah Anshar Allah. Sebagian pihak menyatakan bahwa konflik di Yaman,
bukanlah pertikaian antara kelompok Sunni dan Syi’ah (antaranews.com, 11
April 2015). Namun, sebenarnya nuansa konflik keagamaan sesama Muslim tidak
dapat dipungkiri. Tulisan berikut ini memotret relasi Sunni dan Syi’ah secara
historis yang ternyata cenderung diwarnai konflik. Analisis historis terhadap
topik ini diharapkan menggugah semangat untuk senantiasa mengutamakan dialog
dalam resolusi konflik agar relasi harmonis dapat direalisasikan.
Home » Posts filed under umum
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Pesantren dan Pengembangan Sains
KH MA Sahal Mahfudh
Sains (science)
dalam tulisan ini diartikan sebagai ilmu pengetahuan dalam cakupan yang luas.
Bukan dalam batasan satu nilai atau satu bidang kebutuhan manusia. Arti lebih
luas akan mencakup kepada setiap segi kehidupan dan kebutuhan manusia. Baik
dalam pola bermasyarakat maupun dalam pola kehidupan individu.
NU, Nasionalisme dan Politik : Oleh KH Abdurrahman Wahid
Kenyataan
politik di bawah kolonialisme Belanda menyadarkan aktivis gerakan Islam dan
gerakan nasionalis sebelum masa kemerdekaan. Dari kesadaran itulah lahir
berbagai gerakan Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Walaupun
‘berbaju’ gerakan kultural, tapi lingkup pembahasan di kalangan mereka bersifat
politis. Tidak heranlah jika para tokoh mereka juga berwajah nasionalis.
Macam-macam Bid'ah
Adapun
macam-macam bid’ah, menurut menurut Syaikh Zaruq, ada tiga. Pertama, bid’ah
yang bersifat eksplisit (al-bid’ah
al-sharihah), yaitu bid’ah yang ditetapkan karena bertentangan dengan
parameter hukum islam, inilah puncak bid’ah yang paling buruk meskipun bid’ah
tersebut mempunyai dasar yang kuat dari sumber primer (al-ushul) dan sumber sekunder (al-furu’).
Langganan:
Postingan (Atom)


